Note : Posting ini tidak bertujuan untuk provokasi dan sejenisnya hehehe, namun kenyataan yang memang harus dihadapi dan dicari solusinya wkkkk (sok serius), kalo ada keberatan dari dalam negeri tentang posting ini saya dengan senang hati menghapusnya tapi kalo dari luar TIDAK !! ok kembali ke topik
Judul diatas mungkin tepat dialamatkan ke pemerintahan negara ini, Seperti tidak pernah belajar dari pengalaman dari kejadian dipatenkannya motif batik, reog dll oleh negara maling sialan bahkan tempe oleh bangsa nipon , yang sampe sekarang ga jelas juntrungnya dan seingat (ingatan saya tentang penyelesaian batik reog dll saru-saru gremeng alias kabur) disampaikan lewat telepon oleh pm nya, bahkan dari salah satu forum terbesar (saya lupa linknya tar gali2 memory dl, soalnya bacanya taun 2007 awal
) di negeri ini, pe-malingan tersebut sudah terjadi bertahun-tahun dengan target manuscript-manuscript yang ada didaerah-daerah terpencil, dengan hanya mengeluarkan dana 10 juta-100 juta, manuscript-manuscript yang sangat berharga tentang sejarah kerajaan-kerajaan nusantara bisa diboyong ke negara maling tersebut dan dijadikan dokumen disana, mungkin hilangnya manuscript di cirebon kemaren juga kerjaan mereka. (more…)